BahasBerita.com – Marulina Dewi resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Paguyuban Purna Praja 09 untuk periode 2025-2028. Terpilih melalui proses pemilihan internal yang melibatkan anggota aktif dan pemangku kepentingan organisasi, Marulina membawa pengalaman luas dari jabatannya sebagai Kepala Biro Kerja Sama Daerah di Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta. Kepemimpinannya diharapkan dapat memperkuat peran Paguyuban Purna Praja dalam mendukung pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia di wilayah DKI Jakarta.
Marulina Dewi dikenal sebagai sosok pemimpin yang berpengalaman dalam koordinasi kerja sama antar daerah. Selain menjabat sebagai Kepala Biro Kerja Sama Daerah, ia juga memimpin IWbA DKI Jakarta selama periode 2023-2027, sebuah organisasi perempuan yang aktif dalam pemberdayaan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Kontribusinya dalam menginisiasi berbagai program kerja sama antar wilayah di DKI Jakarta telah membawa dampak positif terhadap percepatan pembangunan daerah serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Pemilihan Marulina Dewi sebagai Ketua Umum Paguyuban Purna Praja 09 dilakukan melalui mekanisme demokratis yang melibatkan seluruh anggota aktif paguyuban serta perwakilan dari Sekretariat Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta. Paguyuban Purna Praja sendiri merupakan wadah organisasi yang mengumpulkan alumni pendidikan pemerintahan daerah dan memiliki peran strategis dalam pengembangan kapasitas aparatur daerah serta kontribusi terhadap program pembangunan. Organisasi ini juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi sumber daya manusia daerah.
Kepemimpinan Marulina diharapkan memberikan arah baru yang lebih progresif dan inovatif untuk Paguyuban Purna Praja 09. Dalam periode 2025-2028, fokus utama yang akan dijalankan meliputi peningkatan koordinasi kerja sama antar daerah, pengembangan jaringan kolaborasi lintas sektor, serta fasilitasi program-program pengembangan kapasitas bagi anggota organisasi. Marulina menegaskan bahwa keberlanjutan kinerja organisasi harus didukung oleh sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, anggota paguyuban, dan pemangku kepentingan lain agar dampak positif dapat dirasakan lebih luas.
Ricky Marojahan Mulia, salah satu anggota Paguyuban Purna Praja 09, menyatakan, “Kepemimpinan Marulina Dewi selama ini telah terbukti efektif dalam mengelola kerja sama daerah dan membangun jejaring yang solid. Kami optimis di bawah kepemimpinannya, paguyuban dapat lebih berkontribusi dalam pembangunan DKI Jakarta.” Pernyataan ini menegaskan kepercayaan anggota terhadap kemampuan Marulina dalam membawa organisasi pada arah yang lebih strategis dan berdampak.
Berbagai agenda strategis yang telah disusun Paguyuban Purna Praja 09 mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan workshop, peningkatan partisipasi aktif anggota dalam program pembangunan daerah, serta pengembangan inovasi berbasis kolaborasi antar daerah. Pendekatan ini sejalan dengan visi DKI Jakarta dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Aspek | Detail | Dampak |
|---|---|---|
Kepemimpinan | Marulina Dewi, Kepala Biro Kerja Sama Daerah & Ketua Umum Paguyuban Purna Praja 09 | Meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar daerah |
Periode | 2025-2028 | Penguatan struktur organisasi dan program berkelanjutan |
Agenda Strategis | Pelatihan SDM, pengembangan jejaring, fasilitasi kerja sama lintas sektor | Pengembangan kapasitas anggota dan kontribusi pembangunan daerah |
Organisasi Terkait | IWbA DKI Jakarta, Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta | Sinergi dalam pemberdayaan perempuan dan pengembangan kerja sama daerah |
Kepala Biro Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta ini juga dikenal aktif dalam menginisiasi program-program berbasis kolaborasi wilayah yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengembangan infrastruktur daerah. Dalam perannya di IWbA DKI Jakarta, Marulina berfokus pada pemberdayaan perempuan sebagai agen perubahan yang dapat memperkuat pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah.
Dengan pengalaman dan kapabilitas tersebut, kepemimpinan Marulina Dewi di Paguyuban Purna Praja 09 dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat fungsi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah DKI Jakarta. Sekretariat Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta turut memberikan dukungan penuh agar paguyuban dapat menjalankan perannya secara optimal dalam meningkatkan kualitas aparatur pemerintah dan sinergi antar lembaga.
Ke depan, Paguyuban Purna Praja 09 di bawah kepemimpinan Marulina akan meningkatkan koordinasi kerja sama yang tidak hanya terbatas pada wilayah Jakarta, melainkan juga menjalin kemitraan strategis dengan daerah lain guna memperkuat integrasi pembangunan nasional. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial-ekonomi.
Para anggota dan pemangku kepentingan berharap bahwa kepemimpinan Marulina Dewi dapat membawa Paguyuban Purna Praja 09 menjadi organisasi yang lebih inklusif, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan DKI Jakarta. Peningkatan kapasitas anggota melalui program-program terstruktur dan penguatan jejaring kerja sama menjadi kunci utama dalam mencapai target-target strategis yang telah disepakati.
Marulina Dewi menegaskan komitmennya untuk terus memajukan organisasi dengan mengedepankan prinsip transparansi, kolaborasi, dan profesionalisme. Ia percaya bahwa dengan sinergi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan anggota paguyuban, pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Masyarakat dan pengamat pemerintahan di DKI Jakarta disarankan untuk mengikuti perkembangan dan program kerja Paguyuban Purna Praja 09 sebagai bagian dari dinamika pembangunan daerah yang terus bergerak maju.
Dengan terpilihnya Marulina Dewi sebagai Ketua Umum Paguyuban Purna Praja 09 periode 2025-2028, organisasi ini siap mengambil peran lebih besar dalam mendorong kemajuan daerah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis DKI Jakarta dalam menciptakan pemerintahan daerah yang adaptif dan responsif terhadap tantangan masa depan.
BahasBerita BahasBerita Informasi Terbaru Seputar Internet
