Buat Yang Agamanya Islam, Arti Dari “bertahannus” Itu Apa, Ya??? TQ ^_^

Pernahkah kamu mendengar istilah bertahannus? Bagi sebagian orang, kata ini mungkin terdengar asing. Padahal, bertahannus merupakan tradisi unik dalam Islam yang memiliki sejarah panjang dan makna mendalam. Artikel ini akan membahas secara detail apa itu bertahannus, sejarahnya, bagaimana cara melakukannya, dan apa manfaat yang didapat. Siap-siap untuk menyelami dunia tradisi Islam yang menarik ini!

Apa Itu Bertahannus?

Bertahannus berasal dari kata tahannus yang memiliki arti mengucapkan selamat atau mengucapkan syukur. Dalam Islam, bertahannus merupakan salah satu bentuk syukur dan doa yang dilakukan untuk mengungkapkan kebahagiaan atas kelahiran seorang anak laki-laki. Tradisi ini biasanya dilakukan dengan cara mencium atau mengelus kepala bayi laki-laki tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa bertahannus tidak harus dilakukan dengan cara mencium atau mengelus kepala bayi. Menyentuh tangan bayi, mencium tangan orangtua bayi, atau bahkan mengucapkan doa dan selamat juga termasuk dalam bentuk bertahannus. Yang penting adalah niat dan tujuannya untuk mengungkapkan syukur dan doa atas kelahiran anak laki-laki.

Sejarah Bertahannus

Sejarah Bertahannus

Tradisi bertahannus telah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Rasulullah sendiri pernah mencium kepala anak laki-lakinya, Ibrahim, ketika bayi. Hal ini menjadi contoh nyata dan inspirasi bagi umat Islam untuk meniru tradisi ini.

Dalam sejarah Islam, tradisi bertahannus juga dipraktikkan oleh para sahabat Nabi dan generasi selanjutnya. Mereka meyakini bahwa dengan mencium atau mengelus kepala bayi laki-laki, mereka mendapatkan berkah dan doa dari Allah SWT.

Namun, perlu dicatat bahwa tradisi bertahannus tidak dijelaskan secara detail dalam Al-Quran. Tradisi ini lebih didasarkan pada sunnah Rasulullah dan dipraktikkan secara turun temurun oleh umat Islam.

Bagaimana Cara Bertahannus?

Bagaimana Cara Bertahannus?

Tidak ada aturan yang baku dalam melakukan bertahannus. Namun, secara umum, cara melakukan bertahannus adalah sebagai berikut:

  1. Mengucapkan doa. Doa ini bisa dipanjatkan dengan kata-kata sendiri atau dengan menggunakan doa-doa yang sudah umum dibacakan saat bertahannus.
  2. Mencium atau mengelus kepala bayi. Cara ini biasanya dilakukan dengan penuh kasih sayang dan kelembutan.
  3. Mengucapkan selamat. Kata-kata selamat yang diucapkan bisa berupa Selamat atas kelahiran putra Anda, Semoga anak Anda tumbuh menjadi anak yang sholeh, atau ungkapan selamat lainnya.

Beberapa orang juga menambahkan tradisi lain dalam bertahannus, seperti memberikan hadiah atau makanan kepada orang tua bayi. Semua ini dilakukan dengan niat untuk berbagi kebahagiaan dan mendoakan yang terbaik untuk bayi dan keluarganya.

Manfaat Bertahannus

Manfaat Bertahannus

Bertahannus memiliki beberapa manfaat, baik bagi bayi, orang tua, maupun masyarakat sekitar. Berikut ini adalah beberapa manfaat bertahannus:

1. Mendoakan dan Memberi Berkah

Bertahannus merupakan bentuk doa dan harapan yang dipanjatkan untuk bayi agar tumbuh menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tua dan agamanya.

2. Menjalin Silaturahmi

Tradisi bertahannus menjadi momen yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan kerabat. Banyak orang yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengunjungi keluarga dan kerabat yang baru saja dikaruniai anak laki-laki.

3. Menyebarkan Kebahagiaan

Kehadiran bayi baru lahir selalu membawa kebahagiaan bagi orang tua dan keluarga. Bertahannus menjadi cara untuk berbagi kebahagiaan tersebut dengan orang lain dan ikut merasakan suka cita atas kelahiran bayi.

Pentingnya Niat dan Tujuan

Meskipun bertahannus merupakan tradisi yang baik, hal terpenting dalam melakukan bertahannus adalah niat dan tujuannya. Niat yang tulus dan tujuan yang baik akan menjadikan bertahannus sebagai amalan yang bermanfaat dan penuh berkah.

Hindari melakukan bertahannus dengan niat yang tidak baik, seperti pamer atau ingin mendapat pujian dari orang lain. Pastikan niat kita hanya untuk mengungkapkan syukur kepada Allah SWT dan mendoakan kebaikan untuk bayi dan keluarganya.

Tradisi Islam Lainnya

Tradisi Islam Lainnya

Bertahannus merupakan salah satu contoh tradisi Islam yang kaya akan makna dan nilai. Selain bertahannus, masih banyak tradisi Islam lainnya yang unik dan menarik, seperti aqiqah, tahnik, dan khitan. Setiap tradisi memiliki sejarah, makna, dan cara pelaksanaannya yang berbeda-beda. Melalui tradisi-tradisi ini, kita bisa belajar tentang nilai-nilai luhur dalam Islam dan mewariskannya kepada generasi selanjutnya.

Kesimpulan

Kesimpulan

Bertahannus merupakan tradisi unik dalam Islam yang penuh makna dan manfaat. Tradisi ini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan, terutama nikmat seorang anak. Dengan melakukan bertahannus, kita juga ikut mendoakan kebaikan dan kebahagiaan untuk bayi dan keluarganya.

Meskipun tidak wajib dilakukan, bertahannus merupakan amalan yang dianjurkan dan memiliki nilai spiritual yang tinggi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang tradisi Islam yang menarik ini.